SECANGKIR KOPI PAHIT

Refleksi  Pemikiran  Segar  Bung  Alcaff (I)

Pernahkah Anda merasa frustasi, terasing, dihantui perasaan bersalah, pergi ngak punya tujuan entah mau kemana (ngalor ngidul ngulon balek maning),  sampai nekad mau bunuh diri dengan cara loncat dari jendela atau minum bygon yang dicampur Pizza buatan Italia.

Alhasil, Anda merasa bahwa hidup tak lagi berguna dan takdir Tuhan tak lagi bersahabat buat Anda. Banyak alasan yang membuat Anda frustasi dan nekad mau menghabisi diri sendiri meskipun dengan cara yang tidak manusiawi, misalnya boleh jadi cita-cita Anda untuk melanjutkan sekolah/kuliah/jenjang yang lebih tinggi gagal sebelum atau di tengah jalan. Atau boleh jadi karena Anda korban PHK yang menyakitkan dan tidak mendapatkan pesangon yang diharapkan. Atau Anda terlalu cepat mengakhiri karir politik, artis, atau karir apapun yang sedang Anda geluti. Atau karena usaha Anda bangkrut alias gulung tiker karena kalah bersaing atau sekadar dilalap jago merah dimana tempat usaha Anda tidak diberi jaminan ansuransi. Atau—bagian ini sangat menyakitkan, kalo tidak percaya tanya kepada mereka yang pernah mencicipinya, atau jangan-jangan Anda yang membaca SKP (SECANGKIR KOPI PAHIT) ini pernah merasakan pahitnya pengalaman hal ini, kalo memang iya sabar ya, banyak kok yang jadi korban spt Anda…–Anda mengalami patah hati karena ditolak secara pahit oleh mantan sang kekasih. Dan yang menambah gundah-gelisah hati Anda adalah kenapa Anda yang kelihatannya lebih superior justru dicampakkan sementara “combro” yang lain yang notabene sangat inferior justru diterima dengan tangan terbuka. Usut punya usut dan menurut ilmu selikidik, ternyata dia berkantong tebal, sementara Anda berpenyakit kangker alias kantong kering. Anda hanya mengandalkan dengkul dan akhlak yang di zaman materialisme sekarang ini pasarannya jeblok. Dan masih setumpuk kasus-kasus lain yang menyebabkan seseorang frustasi dan kemudian patah arang dan selanjutnya bisa berjoged tanpa rencana alias gila. Tentu di luar tujuan penulisan SKP bila saya pereteli kasus-perkasus tsb. Anda cukup melihat berita di koran-koran seperti pos kota, dan Anda akan temukan banyak kasus tentang orang-orang yang frustasi. Solusi SKPSayidina Ali bin Abi Thalib berkata: “Aku mengenal Allah dengan menyaksikan banyaknya cita-cita dan ambisiku yang tidak terwujud.” Dari pernyataan singkat namun penuh makna tersebut dapat kita petik beberapa pelajaran berharga:1-Anda boleh berencana dan bercita-cita setinggi langit tapi jangan pernah mengharuskan diri Anda untuk mencapainya. Jika memang karena 1 & 4 hal Anda gagal mewujudkan cita-cita Anda maka ambillah hikmahnya dan bersabarlah serta carilah alternatif baru.2-Jangan pernah menuduh Tuhan memperlakukan diri Anda secara tidak adil. Ia telah mewajibkan diri-Nya untuk menebar kasih sayang kepada seluruh makhluk-Nya tanpa terkucuali, baik mukmin atau kafir.3-Kegagalan Anda adalah awal keberhasilan. Dengan catatan, Anda tetap konsisten di jalan yang Anda terlanjur pilih dan Anda tetap optimis melanjutkan kehidupan dan menatap masa depan yang cerah.Asal tahu, seringkali kita hanya melihat keberhasilan orang-orang besar tapi kita lupa bahwa mereka berkalikali gagal sebelum mencapai tangga kesuksesan. Misalnya, orang sekaliber Bil Gate pernah merasakan 99 % getirnya kegagalan tapi kemudian dia selalu bangkit.4-Anda tetap berperasangka baik terhadap Tuhan dan menjadikan ayat “Adakalanya sesuatu yang Anda sukai justru membahayakan Anda dan sebaliknya adakalanya sesuatu yang Anda benci justru membawa kebaikan buat Anda” sebagai pedoman dan semboyan hidup Anda. Berkaitan dengan hal ini, saya teringat teman saya yang berinisial SA yang berkali-kali ia berkata bahwa ia tidak akan menikahi perempuan jawa. Alasannya sangat sepele, karena ia tidak suka bahasa jawa yang menurutnya tdak sedap di dengar di telinga. Maklum kawan saya itu orang Jakarta. Tiba-tiba Tuhan berkehendak lain, Tuhan menjungkir balikkan ambisinya, ia akhirnya menikahi perempuan yang sangat jawa sekali. Dan kawan saya itu harus menjilat ludahnya sendiri. Masih banyak kasus-kasus serupa. Bagi Anda yang punya kasus sepert ini, kirim saja ke email saya di akhir paragraf SKP ini dan saya akan membantu Anda menyelesaikan problem dan masalah Anda atau orang dekat.5-Manusia itu adalah manusia (human is human). Artinya, manusia yang berpikir bahwa seluruh keinginan, ambisi, hasrat, kemauan, will (bhs inggeris), iradah (bhs Arab), karep (bhs jawa), khosteh (bhs persi) harus kun fayakunii adalah manusia yang berusaha menanggalkan baju kemanusiaannya dan berusaha mengenakan pakaian Tuhan. Padahal, Tuhan mengancam keras manusia yang berani coba-coba memakai baju kebesaran-Nya. Akhirnya, jangan lupa meneguk dan menyeruput SKP hangat dimanapun Anda berada dan nikmati khasiat dan kesegarannya.

Bung Alcaff

penebar_hikmah@yahoo.com

1 Response so far »

  1. 1

    johny said,

    kalo pusing n bt
    ahsan konsultasi ke pak musyawir aja


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: