PAHITNYA PERCERAIAN

Buku taman-cinta-surgawi Persembahan Mas Alcaff untuk Keharmanisan pasangan suami-istri

Buku Taman Cinta Surga: Sebuah Solusi dari Warong Kopi Jahe Pahit Untuk Menciptakan keharmonisan dan Keintiman Keluarga Muslimah….Miliki Buku tersebut dan temukan kedahsatan dan keampuhannya.

PAHITNYA PERCERAIAN

Dan Solusi Jitu Menghadapinya Ala Warong Kopi Jahe

Berbagai krisis sosial dan tindak kejahatan yang sering muncul akhir-akhir ini memiliki akar persoalan yang sangat komplek dan saling berkaitan. Disamping rapuhnya sistim ekonomi, sosial dan budaya yang berakibat pada meningkatnya angka kriminalitas dan tindak kejahatan sosial lainnya, juga di tengarai lahir dari semakin lemahnya sistem lembaga keluarga yang ada ditengah-tengah masyarakat dewasa ini, yang ditandai dengan hilangnya rasa saling percaya serta tersumbatnya komunikasi dan lenyapnya keharmonisan rumah tangga, yang berdampak langsung terhadap perkembangan mental anak-anak, yang pada akhirnya melahirkan generasi yang bertingkah laku amoral dan cenderung destruktif.

Kenakalan remaja yang semakin akut saat ini tidak bisa lepas dari lemahnya pengaruh kontrol dan perhatian orang tua terhadap anak-anaknya, serta minimnya kepedulian terhadap aspek-aspek moralitas dan nilai-nilai luhur keagamaan.

Oleh Karena itu, menciptakan suasana rumah tangga yang damai, penuh cinta serta kasih sayang mestilah sudah dimulai sejak dini, dan Hanya di rumah yang diterangi dengan pelita cinta dan kasih sayang sajalah yang nantinya akan melahirkan anak-anak yang bermoral, cerdas serta memiliki dedikasi yang tinggi serta masa depan yang cerah. Sedangkan rumah tangga yang diliputi dengan percekcokan ketidak harmonisan melulu, hanya akan melahirkan anak-anak yang rendah diri dan tidak bermartabat.

Mengingat banyaknya rumah tangga yang hidup di bawah kubangan api alias rumah bagi mereka bak “api neraka” yang membakar hidup-hidup penghuninya; mempertimbangkan tidak sedikit surat, email, kontak langsung via telpon dan SMS, juga konsultasi langsung beberapa keluarga yang mengadukan problema suami-istri mereka dan kesulitan mereka menghadirkan “surga” di rumah mereka, kami memutuskan untuk segera menyusun buku panduan praktis yang kiranya dapat menuntun pasangan muda-mudi dan mereka yang ingin menemukan keharmonisan dan keintiman serta ikatan mawaddah dan rahmah di tengah rumah tangga mereka. Akhirnya, buku “Taman Cinta Surgawi” (yang covernya terpampang di atas, diterbitkan Zahra, Jakarta) kami tulis untuk memenuhi keinginan tersebut. Dan alhamdulillah, banyak pasangan suami-istri yang kembali menemukan gairah hidup dan keintiman setelah mengamalkan resep jitu buku tersebut.

Dari pelbagai wanita yang saya temui, ada yang tidak tahan lagi menyaksikan perilaku suaminya. Cerai adalah pil pahit yang harus ditelannya untuk menyembuhkan kekesalan jiwanya. Habis sang suami tidak mau berubah dan hanya mau menang sendiri. Lain lagi kasus Vinda (nama samaran). Ia merasa ditipu oleh suaminya. Suaminya “rajin” berbohong terhadapnya. Suaminya bekerja dengan uang haram. Suaminya terpaksa harus berurusan dengan pihak berwajib (polisi) karena menipu banyak orang. Vinda merasa malu dan memutuskan untuk berpisah dengan suaminya. Sementara itu, Tima (nama samaran) menjadi langganan “bogem mentah” suaminya. Suami yang ringan tangan ini menjadikan Tima “sasak hidupnya”. Karuan saja keluarga Tima uring-uringan dan menuntut supaya Tima segera bercerai. Dan masih banyak kasus-kasus lainnya yang tentu tulisan ini bukan harian Post Kota yang memang membidangi dan membeber kasus seperti ini.

Ya, perceraian adalah pil pahit yang harus diterima oleh pasangan suami-istri. Namun persoalannya adalah mengapa terjadi perceraian? Dan siapa korban sesungguhnya perceraian? Ada banyak hal yang menjadi penyebab perceraian, di antaranya:

1-Pengenalan yang tidak cukup sebelum menikah.

2-Pernikahan yang dipaksakan (alias kawin paksa).

3-Penghianatan melalui perselingkuhan dll.

4-Munculnya karakter yang buruk dari salah satu pasangan atau dari kedua-duanya.

5-Tidak adanya perasaan saling cinta.

6-Kekerasan dalam rumah tangga.

7-Hilangnya Komitmen untuk membangun rumah tangga bahagia.

Lalu siapa yang jadi korban perceraian? Tentu anak-lah yang menanggung derita terbesar. Apalagi kalo anak itu masih kecil dimana ia masih memerlukan perhatian dan kasih sayang kedua orang tuanya. Ya, perceraian adalah pil pahit, tapi ia adalah solusi untuk mengakhiri hubungan yang tidak harmonis di antara kedua pasangan. Daripada mempertahankan “neraka” di dalam rumah tangga, cerai adalah pintu keluar yang terpaksa harus dibuka dan dilalui. Korban lainnya adalah wanita yang tercerai. Sebab masyarakat kita adalah masyarakat pria. Wanita selalu ditempatkan dalam poisisi pinggiran. Bahkan terkadang dengan dalih agama-pun wanita disudutkan. Saya banyak menyaksikan wanita yang tercerai secara tidak fair. Artinya, perceraian itu terjadi bukan karena kesalahan mereka, namun karena ulah sang suami. Namun wanita-lah yang banyak menanggung beban sosial. Meskipun saya tidak memungkiri sebagian fakta yang mengungkap bahwa dalam sebagian perceraian justru wanita yang menjadi faktor penentunya. Atau, ini yang paling parah, justru kedua-duanya (suami-istri) yang sama-sama bahlul (bodoh). Misalnya, kedua-duanya sama-sama selingkuh. Si suami selingkuh dan istri pun membalas hal yang sama. Atau sebaliknya. Ini adalah tindakan bodoh. Tindakan bodoh tidak perlu direspon dengan kebodohan yang sama.

Akhirnya, saya hanya ingin memotifasi wanita yang diperlakukan secara tidak adil. Bagi wanita yang mengalami perceraian karena kesalahan suaminya, saya hanya memberikan satu resep buatan Warong Kopi Jahe Pahit, yaitu sabar dan sabar! Sabar bukan berarti Anda menyerah dan putus asa. Sabar bukan berarti Anda menampakkan kelemahan. Sabar berarti Anda tetap teguh dan tangguh mengarungi kehidupan. Bila Anda memiliki anak, bagaimanapun anak itu tidak tahu menahu dan ia tidak berdosa. Pendidikan anak itu menjadi tanggung jawab Anda. Jadikan anak itu sebagai salah satu motivasi Anda untuk bangkit kembali. Optimislah menatap kehidupan. Banyak perempuan seperti Anda. Mereka mampu bangkit dari keterpurukan dan sangat enjoy menjalani kehidupan mereka. Berpikirlah positif dan tinggalkan kenangan pahit. Namun jangan lupa mampir selalu ke Warong Kopi Jahe Pahit dan ambillah resepnya dan nikmati aromanya. Meski kopinya terasa pahit namun ini justru obat yang menenangkan pikiran dan jiwa Anda. Jangan lupa untuk selalu berdoa kepada Allah Swt dan bertawakallah kepada-Nya. Mintalah segala hajat Anda kepada-Nya. Kalo bisa biasakan engkau selalu dalam keadaan suci (berwudhu), meskipun di hari-hari haidmu, supaya pikiran dan hatimu tenang. Kalo bisa juga, gelarlah sajadah di malam yang pekat dan merintihlah dan tumpahkan air mata, kegelisahan dan kesedihan Anda pada-Nya. Yakinlah Ia Maha Mendengar jeritan dan keluhan Anda. Allah adalah obat bagi luka hatimu. Bila kau adukan urusanmu bahkan kepada orang-orang dekatmu dan keluargamu terkadang mereka bosan dan mungkin juga gampang menyalahkanmu namun Tuhan tidak pernah bosan mendengar rintihan dan keluhanmu. Ia justru senang bila engkau sering-sering mengadu kepada-Nya. Ia tidak pernah pusing dengan banyaknya pengaduan. Ia Maha Tahu terhadap hamba-Nya. Bila engkau berhasrat untuk menikah lagi, jangan sampai engkau masuk lubang dan lobang dua kali. Karena wanita muslimah tidak mungkian masuk lubang dan lobang dua kali. Mintalah selalu kepada Allah Yang Maha Pengasih supaya Dia membantumu untuk mendapatkan pria yang penyayang, penghibur dan pengobat luka hatimu yang mampu membuatmu tertawa di saat engkau sedih dan menangis. Mudah-mudahan Allah memberikan jalan terbaik untukmu.Hati-hatilah dan waspadalah! Jadikan masa lalumu sebagai pelajaran yang berharga dan jangan pernah mengulanginya. Mungkin lebih baik kau tidak menikah daripada engkau kembali mendatangkan bara api dan neraka di rumahmu….

Sukses selalu wasalam! Salam hangat dari Mas Alcaff Pengasuh Setia Warong Kopi Jahe Pahit.

Selamat menikmati dan menyeruput Kehangatan Kopi Jahe Pahit!

Layangkan saran kritik atau konsultasi di email:

kopi_jahe14@yahoo.com

5 Tanggapan so far »

  1. 1

    ulfah said,

    assallam…….
    kopi jahe pahit benar2 bikin saya tambah tegar dlm hadapi hidup ini. saya sudah berumah tangga 10 th, tapi tingkah suami tetap saja dia doyan selingkuh, berganti-ganti wanita, selama itu pula aku selalu bersabar. stiap dia ketahuan selingkuh dia selalu minta maaf dan tak akan mengulanginya lagi, kupikir dia itu khilaf ternyata terus-terusan. dan sekarang aku berpikir untuk tegar dan mungkin ini keputusan yang sangat pahit tapi aku harus kuat yaitu perceraian. anak-anaklah obat aku

    • 2

      panoramaislam said,

      walaikum salam…..
      lhamdulillah kalo Anda jadi tegar dlm menghadapi cobaan hidup ini….serahkan saja sama Tuhan…Dia akan mendengar keluhan dan doa Anda…Insya Allah…
      Terima kasih ats kunjungan dan apresiasinya…

      Mas. Alcaff

  2. 3

    siti m said,

    asalamualikum…
    terimakasih atas,,resep kopi pahit ya yg juga campur hangat jahe..
    ia emang kenapa dalm rumah tangga itu yg jadi sasaran seorang perempuwan sehingga yg menangung jawab setelh percereyan terjadi juga seorang perempuwan.emang anak yg jadi korban…namun aku kan selalu bangkit untuk..membahgikan anak yg telah ayah ya sia2kan..karena hati dan kasih sayng ibu.bisa di sebut kata peribahasa..kasih ibu bagykan butiran biji sawi. di genggamaan tangan.dn kasih bapak bagykan..biji pala..
    emang biji sawi kecil2 akan tetapi jumlahya banyak..tapi biji pala walou gede tapi masih dapat di hitung..dn itu lah kasih seorang ayah sama anakya…
    emang kasih ibu..tak bisa melebihi kasih ayah…dn ibu tak mengharapkan kehidupan dia bahagia di atas derita anakya..mungkin si ibu kan memilih hidup selamaya menyderi dari pada buwah hati yg udah jadi sasaran kehanycuran yg dari kegagalan pertama terulang lagi..karena tak mengharapkan hati si ibu..sikecil yg menyajdi sasaran dalm pengorbananya..itu ci menurut aku…yg aku telah dialamiya
    aku pernah menikah di umur 18 thn…dan emang pernikahan itu minimal secara peksa..dn tak ada perkenalan sebelumya…dan yakin sudah dalm rumah tangga kami..walou di lanyjutkan makin hari makin bert..namun ku bertahan demi ortu dn si kecil yg aku kandung…di umur 20 thn aku udah mengalami janda lagi dn tak lagi hidup menyendiri yaitu aku punya anak yg harus,,,tangung jwab..kasih sayng dan juga aku…hidup tampa mendapatkan kasih sayng ayah..
    dan nasib itu kini menurun ke anak aku…..apa aku harus seumurya hidup menyendiri karena merasa ketakutan untuk..membangun lagi rumah tangga yg kesekin kali ya..krena aku tak tega…aku bahagia di atas derita anak,,karena takut yg aku alami anak ku mengalamiya…seperti aku….tolong…jawab komntar kami sebagyan dari pengalaman yg aku telah alami…dan sekarng umurku udah mulai 30 han…wasalm

  3. 4

    assalamuallaikum wr.wb…terimakasih bwt warung kopi jahe yang selalu menghangatkan.saya adalah gadis yg di jodohkan dengan seorang psykopat,sebulan saya menikah…saya sudah mengalami kekerasan dr suami saya,saya sering kali di pukul,di caci dgn kata2 kotor,bahkan saya sering di ludahi,selain menyiksa saya,suamipun sering membohongi saya dan menghabiskan uang tabungan saya dgn alasan untuk modal usaha.saya mencoba bersabar dan bertahan demi keutuhan rumah tangga,tp jujur…saya tidak kuat.setelah 5 bln menikah,saya memutuskan utk bercerai sebelum saya di karuniai seorang anak.tapi suami bersi keras,dan tetap tdk mau menceraikan saya,berbagai cara telah saya lakukan tapi hasilnya selalu nihil,sudah 3 bulan saya sendiri dengan status yg tidak pasti.karena saya tidak tahan melihat ulah suami yg serig mengamuk karena ketidakmauannya menceraikan saya,saya akhirnya kabur dari rumah,tolong bantu saya untuk menyelesaikannya,walau dengan pendapat saja,keluarga saya dan suami saya sudah tidak sanggup membantu karena sudah kewalahan oleh ulah suami saya.tolong……pleace…..

  4. 5

    panoramaislam said,

    alaikum salam///
    saya minta maaaf ats keterlambatan menjawab surat anda…krn kesibukan dll….

    Dalam pandangan Islam, istri yg muak banget sama ulah dan sikap suaminya bisa mengajukan cerai yg disebut denga talak khulu’ ketika suami tdk bersedia menceraikannya. dengan syarat pihak istri mengembalikan separo dar mahar/mas kawain yg didapat dari suaminya. Dalam posisi spt yg anda ceritakan ini, suami anda sudah tergolong zalim (menganiaya istri) dan anda mungkin bisa mengajukan tuntutan cerai ke pengadilan atau anda bisa konsultasi dengan ulama/kyai di tempat anda…berdoa-alah kpd Allah dan memintalah pertolongan dari-Nya…Insya allah pertolongan dari-Nya akan datang…adukanlah nasib anda kepada-Nya…bacalah ayat kursi supaya anda dilindungi sama Allah….
    semoga Allah membantu menyelesaikan masalah anda….amin


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: